9. Timeframe dalam Trading: Kapan Harus Lihat 1M atau 1D?

PEMULA

5/5/20251 min baca

timeframe dalam trading
timeframe dalam trading

Salah satu kesalahan umum trader pemula adalah salah pilih timeframe. Padahal, timeframe itu ibarat lensa kamera — semakin besar timeframenya, semakin luas pemandangan yang kamu lihat. Artikel ini akan bantu kamu memahami jenis-jenis timeframe dan kapan harus menggunakannya.

Apa Itu Timeframe?

Timeframe adalah jangka waktu yang direpresentasikan oleh satu candlestick di chart. Contoh:

  • 1M (1 Menit): 1 candlestick = 1 menit

  • 1H (1 Jam): 1 candlestick = 1 jam

  • 1D (1 Hari): 1 candlestick = 1 hari

Semakin kecil timeframe, semakin banyak detail pergerakan harga, tapi juga semakin banyak noise.

Jenis-Jenis Timeframe Umum

1. Timeframe Kecil (1M, 5M, 15M)

  • Cocok untuk: Scalper & Day Trader

  • Kecepatan tinggi, cocok untuk entry cepat

  • Risiko noise tinggi, butuh eksekusi cepat dan mental kuat

2. Timeframe Menengah (1H, 4H)

  • Cocok untuk: Day Trader & Swing Trader

  • Kombinasi antara cukup detail dan stabilitas

  • Banyak digunakan untuk analisa teknikal harian

3. Timeframe Besar (1D, 1W, 1MN)

  • Cocok untuk: Swing Trader & Position Trader

  • Memberi gambaran arah trend jangka panjang

  • Minim noise, cocok untuk strategi sabar dan terstruktur

Multi-Timeframe Analysis (MTA)

Prinsip utama: Lihat trend di timeframe besar, entry di timeframe kecil.

Contoh:

  • Lihat trend di 1D → Konfirmasi di 4H → Entry di 1H atau 15M

  • Ini membantu kamu entry searah trend besar, tapi dengan titik masuk yang lebih presisi

Kesalahan Umum dalam Memilih Timeframe

  1. Gonta-ganti timeframe tanpa arah

  2. Entry di timeframe kecil tanpa tahu trend besar

  3. Lupa bahwa timeframe kecil = noise tinggi (bisa bikin overtrading)

  4. Terlalu cepat panik saat candle kecil bergerak liar, padahal trend besar masih aman

Tips Memilih Timeframe Sesuai Gaya Trading

  1. Scalper: Timeframe Analisa 5m-15m, Timeframe Entry 1m-5m

  2. Day Trader: Timeframe Analisa 1h-4h, Timeframe Entry 15m-1h

  3. Swing Trader: Timeframe Analisa 1d, Timeframe Entry 1h-4h

  4. Position Trader: Timeframe Analisa 1w-1mn, Timeframe Entry 1d-1w

Kesimpulan

Timeframe adalah alat penting untuk membaca pasar dengan benar. Gunakan yang sesuai dengan strategi dan kepribadian kamu. Jangan cuma ikut-ikutan timeframe orang lain — pahami dulu kebutuhan dan waktu luang kamu dalam trading.

Di artikel berikutnya, kita akan bahas lebih dalam tentang Platform Trading antara MetaTrader vs TradingView

Selanjutnya